Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Bayern Munich dan Cedera Jerome Boateng

Bayern Munich dan Cedera Jerome Boateng

Bayern Munich dan Cedera Jerome Boateng

Anda penggemar fanatik Bayern Munich ? tentunya tahu salah satu pemainnya yaitu Jerome Boateng. Ada kabar terbaru nih dari pemain yang satu ini. Setelah menjalani pertandingan melawan Hamburg SV dan menang dengan skor 2 – 1 pada hari Jumat (22/1) malam. Kabar yang tidak baik tentunya, karena Jerome terkena cedera paha dan harus belum tahu sampai kapan cedera tersebut bisa sembuh secara total. Berdasarkan keterangan dari pihak Bayern, Jerome menderita cedera pada bagian otot aduktor di bagian paha kiri. Otot aduktor ini adalah otot yang vital dan merupakan cedera yang ditakuti oleh para pemain bola profesional. Pada pertandingan melawan Hamburg SV selanjutnya Jerome digantikan oleh Javi Martinez tepatnya pada menit 56.

Sangat disayangkan cedera yang dialami, karena pada bulan Februari akan dimulainya 16 Besar Liga Champion dan Jerome tidak bisa melengkapi kelengkapan tim yang ada. Ditambah dengan daftar pemain yang ada, posisi bek tengah dirasa kurang karena terdapat pemain yang mengalami cedera dan hal ini tidak biasanya terjadi pada tim sekelas Bayern Munich. Beberapa diantaranya adalah Benatia, Rafinha dan juga Juan Bernat yang merupakan pemain yang berposisi bek. Banyaknya daftar cedera yang dimiliki oleh Bayern Munich merupakan satu halangan yang bisa mengganjal langkah Bayern Munich dalam menggapai gelar yang ada meskupiun jarak yang cukup jauh dengan peringkat dua yang diduduki oleh Borussia Dortmund

Tetapi jangan khawatir bagi Anda yang merupakan fans Bayern Munich, karena pastinya pelatih Pep Guardiola pastinya sudah mempunyai strategi yang tepat agar bisa mengarungi musim 2015/2016 dengan baik. Pelatih yang memutuskan akan hengkang pada akhir musim nanti, pasti akan berusaha maksimal dalam meramu pemain agar tidak terkendala dengan pemain yang mengalami cedera. Rotasi pemain dirasa dibutuhkan untuk melewati jadwal pertandingan yang padat agar kebugaran tim bisa terjaga.

Performa Yang Menurun

Pada pertandingan yang berlangsung, tidak biasanya Bayrn Munich tidak dalam performa terbaiknya. Dan itu juga berdampak pada cederanya Jerome Boateng. Bermain dikandang Hamburg SV, Munich hanya bisa membuat sebanyak sepasang gol yang dicetak Lewandowski. Dengan penguasaan bola yang lebih dominan harusnya Munich bisa memasukan bola lebih dari dua. Anda sebagai fans Munich tentunya tidak puas bukan?. Gol pun dicetak melalui titk penalti dan bukan melaui open play.

Pasti Anda yang menonton pertandingan ini merasa kecewa meskipun Bayern berhasil memenangkan pertandingan. Hal ini dikarenakan karena Munich berhasil membuat peluang yang sangat banyak yaitu sebanyak 20 percobaan tendangan ke gawang dan hanya 5 yang mengarah tepat ke gawang. Banyaknya penyelesaian yang tidak baik menjadikan Munich hanya memperoleh 2 gol saja. Kreatifitas yang kurang dalam penyelasaian menyebabkan hal ini bisa terjadi dan membuat para penonton dan Anda khususnya fans Bayern Munich yang menyaksikan pertandingan merasa gemas dengan peluang yang tidak bisa dijadikan gol.

Rotasi Pemain dan Pergantian Pelatih

Untuk menghindari cedera pemain yang bisa lebih banyak lagi dan menaikkan kreatifitas yang ada tentu rotasi pemain bisa dijadikan solusi yang ada. Banyak sekali stok pemain yang ada dalam tim Bayern Munich. Tentnuya bagi Anda sangat setuju dengan rotasi pemain yang ada karena selain menyajikan permainan berbeda juga bisa menjadikan Bayern Munich bisa menunjukkan bahwa semua pemain, baik pemain inti ataupun cadangan memiliki kualitas yang sama dan bisa mengarungi musim di liga Jerman dengan baik dan memperoleh juara.

Untuk masalah pelatih, Pep Guardiola sudah dipastikan akan meninggalkan Munich pada akhir musim dan digantikan oleh Carlo Ancelotti. Pergantian pelatih ini sangat bisa menjadikan permainan yang sudah ada sekarang bisa berubah karena gaya pelatih yang berbeda dalam menerapkan strategi permainan. Tetapi kualitas kedua pelatih ini dirasa sama rata dan tentnuya sangat baik bagi permainan Bayern Munich selanjutnya. Tetapi ada kemungkinan beberpa pemain yang menguikuti langkah Guardiola meninggalkan Bayern. Well, kita tunggu saja bagaimana nanti Bayern Munich di bawah kepelatihan Don Carlo. Apakah bisa lebih baik ataupun malah sebaliknya. Anda tentunya sebagai fans Munich sudah tidak sabar menanti kehadiran pelatih baru ini dan berharap pada musim 2015/2016 ini Bayen Munich bisa mendapatkan gelar juara sekaligus sebagai penutup yang indah bagi sang pelatih Pep Guardiola.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *